Sampah Penuhi Aliran Sungai Pangkajene, Warga Soroti Rendahnya Kesadaran Lingkungan

BERITA, PEMDA PANGKEP205 Dilihat

PANGKEP – Kondisi memprihatinkan terlihat di aliran Sungai Pangkajene, tepatnya di wilayah Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep. Sejumlah sampah, termasuk limbah bulu ayam dan sampah rumah tangga lainnya, tampak berserakan di sepanjang aliran sungai dan berpotensi mencemari lingkungan serta mengganggu ekosistem perairan.

Pemandangan tersebut mendapat sorotan dari warga yang merasa prihatin dengan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai. Selain merusak keindahan lingkungan, kebiasaan membuang sampah sembarangan juga dikhawatirkan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti pencemaran air, bau tidak sedap, hingga risiko banjir akibat tersumbatnya aliran sungai.

“Saya sangat prihatin melihat kondisi sungai saat ini. Masih ada saja masyarakat yang membuang sampah, termasuk bulu ayam dan limbah lainnya, langsung ke sungai. Padahal sungai adalah aset bersama yang harus dijaga kebersihannya,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada media, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, persoalan sampah di sungai tidak hanya menjadi tanggung jawab masyarakat, tetapi juga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah setempat. Diperlukan langkah nyata berupa edukasi, pengawasan, serta kegiatan gotong royong secara rutin untuk menumbuhkan kesadaran warga dalam menjaga lingkungan.

Warga berharap pemerintah kelurahan maupun instansi terkait dapat lebih aktif menggerakkan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai serta menyediakan sarana pengelolaan sampah yang memadai. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kondisi Sungai Pangkajene diharapkan dapat kembali bersih dan menjadi lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.

Masalah sampah di sungai menjadi pengingat bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan menjadi langkah sederhana namun sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas hidup masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *