Satlantas Polres Pangkep Gelar Survei Infrastruktur Jalan di Jalur Trans Nasional, Dalam Rangka Operasi Patuh Pallawa 2025

BERITA, POLRI159 Dilihat

SHOOTLINENEWS. ID-PANGKEP | Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan berlalu lintas selama pelaksanaan *Operasi Patuh Pallawa 2025*, Satuan Lalu Lintas Polres Pangkep melaksanakan kegiatan survei infrastruktur jalan di sepanjang Jalur Trans Nasional yang melintasi wilayah Kabupaten Pangkep, Selasa (22/07/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Adnan Leppang, S.H., M.H., yang turut menggandeng sejumlah instansi terkait, yakni Balai Jalan Nasional, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, serta personel Satlantas Polres Pangkep.

Survei ini difokuskan pada pengumpulan dan pengukuran data kondisi jalan, termasuk evaluasi kebutuhan fasilitas pendukung seperti rambu lalu lintas, marka jalan, serta identifikasi titik-titik rawan kecelakaan. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa sarana dan prasarana jalan memenuhi standar keselamatan dan dapat mendukung pelaksanaan Operasi Patuh secara optimal.

“Selain penindakan terhadap pelanggaran, kondisi infrastruktur jalan juga sangat memengaruhi keselamatan pengendara. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa semua elemen pendukung lalu lintas berada dalam kondisi baik dan layak,” ujar AKP Adnan Leppang di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa survei ini menjadi bagian integral dari Operasi Patuh Pallawa 2025, yang saat ini telah memasuki hari ke-9 dari total 14 hari pelaksanaan, sejak dimulai pada 14 Juli hingga 27 Juli 2025.

Adapun tujuh pelanggaran prioritas yang menjadi fokus penindakan dalam Operasi Patuh tahun ini, antara lain:

1. Menggunakan handphone saat berkendara

2. Pengemudi di bawah umur

3. Tidak menggunakan helm SNI

4. Berkendara dalam pengaruh alkohol

5. Melawan arus lalu lintas

6. Berboncengan lebih dari satu orang

7. Berkendara melebihi batas kecepatan

Melalui kegiatan survei dan penataan fasilitas jalan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas serta memahami bahwa keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh perilaku pengemudi, tetapi juga oleh faktor pendukung di lapangan.

Kegiatan berjalan lancar, aman, dan mendapat respons positif dari masyarakat serta instansi yang turut terlibat. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Pangkep.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *