Si Jago Merah Mengamuk di Samalewa, Sejumlah Rumah Ludes Dilalap Api

BERITA, SOSIAL207 Dilihat

SHOOTLNEWS-BUNGORO PANGKEP | Kepanikan menyelimuti warga Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kobaran api tiba-tiba membesar dan melahap permukiman padat penduduk, membuat warga berlarian menyelamatkan diri serta harta benda yang masih bisa dijangkau.Kamis pagi (30/4/2026).

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WITA. Api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah warga, sebelum dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Kondisi rumah yang saling berdekatan membuat si jago merah sulit dikendalikan dalam waktu singkat.

Warga yang panik berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Di tengah situasi mencekam, sebagian warga juga berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas. Meski demikian, sejumlah rumah dilaporkan hangus terbakar dan beberapa keluarga terpaksa kehilangan tempat tinggal.

Beberapa warga yang terdampak dalam kejadian ini antara lain Ismail Mannusija (Pendamping Imam Nikah Samalewa), Djamarro, Intan, dan Amran Dg Ngunjung. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Pemerintah Kelurahan Samalewa bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama instansi terkait guna penanganan darurat. Pendataan korban dan perhitungan kerugian masih terus dilakukan.

Camat Bungoro, Dewi Sartika, bersama Lurah Samalewa, Muh Tawaf, serta aparat TNI-Polri turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal sekaligus menyiapkan langkah darurat bagi warga terdampak.

“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan cepat, termasuk pendataan dan penyaluran bantuan darurat bagi warga yang terdampak,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut belum dapat ditaksir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *