Tandon Air Roboh Picu Perselisihan, Bhabinkamtibmas Bersama 3 Pilar Mediasi Warga

BERITA, POLRI48 Dilihat

SHOOTLNEWS-PANGKEP, Perselisihan antarwarga di Jalan Flamboyan, Kelurahan Padoang-doangan, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, berhasil diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan mediasi berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA. Bhabinkamtibmas Kelurahan Padoang-doangan Aipda Mappaenre bersama Babinsa Kelurahan Padoang-doangan Serda Muh. Iqbal dan Lurah Padoang-doangan Ilham, S.E., mendatangi rumah warga untuk memediasi perselisihan antara Ambo dan Baso.

Perselisihan tersebut bermula ketika tandon air milik Ambo roboh dan menimpa tembok pagar milik Baso. Akibat kejadian itu, pagar mengalami kerusakan dan sempat menimbulkan perselisihan antara kedua warga.

Dalam proses mediasi, Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar memberikan ruang kepada kedua pihak untuk menyampaikan persoalan masing-masing. Kedua belah pihak kemudian diarahkan mencari solusi yang dapat diterima bersama agar permasalahan tidak berkembang dan mengganggu hubungan bertetangga.

Setelah melalui proses mediasi, kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara baik dan kekeluargaan.

“Kami mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan agar persoalan ini tidak semakin berkembang. Yang paling penting, kedua pihak bisa saling memahami dan kembali menjaga hubungan baik sebagai warga dan tetangga,” ujar Aipda Mappaenre.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar setiap persoalan yang muncul di lingkungan dapat dikomunikasikan terlebih dahulu sehingga tidak menimbulkan konflik yang lebih besar.

“Kami berharap masyarakat tidak mudah terpancing emosi ketika terjadi persoalan. Sampaikan dan komunikasikan dengan baik, sehingga setiap masalah bisa dicari jalan keluarnya bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Pangkajene IPTU Hasrul, S.Sos., menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas harus terus aktif berada di tengah masyarakat untuk menjaga hubungan yang harmonis sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

“Kami menekankan kepada seluruh anggota, khususnya Bhabinkamtibmas, agar terus aktif melaksanakan sambang kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan serta warga masyarakat pada umumnya. Bangun silaturahmi dan sampaikan pesan-pesan kamtibmas,” ujar IPTU Hasrul.

Menurutnya, pendekatan secara humanis dan komunikasi yang intensif dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

“Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi solusi ketika ada persoalan. Kami ingin setiap permasalahan dapat diselesaikan sedini mungkin melalui komunikasi dan musyawarah,” pungkasnya.

Mediasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar tersebut menjadi salah satu bentuk problem solving dalam menjaga kerukunan masyarakat. Dengan penyelesaian secara kekeluargaan, diharapkan hubungan kedua warga kembali harmonis dan situasi kamtibmas di Kelurahan Padoang-doangan tetap aman serta kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *