SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP SULSEL | Taruna Tim Reaksi Cepat (TRC) PT Semen Tonasa turut ambil bagian dalam Operasi SAR pencarian pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan mengalami kecelakaan di kawasan pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Keterlibatan ini menjadi wujud nyata komitmen dan kepedulian PT Semen Tonasa dalam mendukung upaya kemanusiaan serta penanganan keadaan darurat di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Dalam operasi tersebut, TRC PT Semen Tonasa mengerahkan tim yang terdiri atas unsur pimpinan TRC, anggota Satuan Tugas (Satgas) Potensi SAR, serta pengemudi operasional. Adapun personel yang diterjunkan meliputi Ketua Harian TRC, Koordinator Lapangan (Korlap) TRC, Wakil Koordinator Lapangan (Wakorlap) TRC, 13 anggota Satgas Potensi SAR, serta dua orang driver.
Selain dukungan personel, TRC Semen Tonasa juga menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung operasional Posko SAR pencarian pesawat ATR 42-500 yang berlokasi di Kecamatan Tompobulu. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran aktivitas tim gabungan yang bertugas di lapangan.
Tim evakuasi diberangkatkan pada Sabtu, 17 Januari 2026, dengan dukungan potensi SAR dan evakuasi. Sementara itu, tim logistik diberangkatkan pada Ahad, 18 Januari 2026, dengan dukungan tenaga potensi SAR dan logistik guna memastikan ketersediaan kebutuhan operasional bagi seluruh unsur yang terlibat dalam Operasi SAR.
Melalui keterlibatan aktif Taruna TRC ini, PT Semen Tonasa berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran Operasi SAR serta meringankan beban tim gabungan yang bertugas di medan berat, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan seluruh personel.
Pengerahan Taruna TRC tidak hanya difokuskan pada aspek teknis pencarian dan evakuasi, tetapi juga mencakup dukungan moral, logistik, serta koordinasi di lapangan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan operasi kemanusiaan berjalan secara terpadu dan efektif.
General Manager Komunikasi, Hukum, dan GA PT Semen Tonasa, Muhammad Mursham, mengungkapkan bahwa kehadiran TRC diharapkan dapat membantu menjaga ritme kerja tim gabungan agar tetap optimal di tengah keterbatasan akses serta beratnya medan operasi.
“Keterlibatan Taruna TRC Semen Tonasa dalam Operasi SAR ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan perusahaan. Kami berupaya hadir cepat, bekerja terkoordinasi, dan memberikan dukungan maksimal sesuai kemampuan yang kami miliki,” ujar Muhammad Mursham.
Ia menambahkan, keterlibatan Taruna TRC Semen Tonasa juga menjadi wujud kesiapsiagaan perusahaan dalam merespons situasi darurat sekaligus memperkuat sinergi dengan Basarnas, TNI-Polri, Pemerintah Daerah, serta relawan dalam setiap operasi kemanusiaan di wilayah Sulawesi Selatan.













