Tingkatkan Tata Kelola Keuangan Digital, Dinkes Pangkep Gelar Bimtek e-BLUD bagi Puskesmas dan RSUD Batara Siang

BERITA, KESEHATAN57 Dilihat

PANGKEP, Upaya memperkuat tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital terus dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep. Salah satunya melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Elektronik Badan Layanan Umum Daerah (e-BLUD) yang diikuti petugas dari seluruh puskesmas dan RSUD Batara Siang.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut resmi dibuka di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang juga merupakan tim penyusun aplikasi e-BLUD.Kamis (18/6/2026),

Sebanyak 125 peserta mengikuti bimtek ini, terdiri dari perwakilan 23 puskesmas se-Kabupaten Pangkep dengan masing-masing lima orang peserta, serta 10 peserta dari RSUD Batara Siang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, Hj. Herlina, mengatakan bahwa pelaksanaan bimtek ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan berbasis digital.

Menurutnya, seluruh puskesmas di Kabupaten Pangkep kini telah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga pemahaman yang komprehensif terkait penggunaan aplikasi e-BLUD menjadi kebutuhan yang sangat penting.

“Melalui bimtek ini, petugas puskesmas maupun RSUD Batara Siang akan dibimbing mengenai tata cara pelaporan melalui aplikasi e-BLUD agar seluruh proses pengelolaan keuangan dapat berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan,” ujar Herlina.

Ia menjelaskan, e-BLUD merupakan sistem informasi yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses tata kelola keuangan, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan kegiatan hingga penyusunan laporan keuangan.

Dengan sistem yang terintegrasi tersebut, pengelolaan keuangan di fasilitas kesehatan diharapkan menjadi lebih efektif, fleksibel, dan mudah dipantau. Selain itu, kualitas laporan keuangan juga dapat meningkat sehingga mendukung terciptanya tata kelola yang lebih profesional.

“Melalui sistem ini, seluruh proses mulai dari perencanaan sampai pelaporan dapat dilakukan secara terintegrasi. Hal ini akan membantu pengelolaan keuangan menjadi lebih tertata, transparan, dan menghasilkan laporan yang lebih baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Herlina berharap penerapan e-BLUD dapat meminimalkan potensi temuan dalam penggunaan anggaran sekaligus mendorong optimalisasi realisasi anggaran pada seluruh fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Pangkep.

“Harapan kami ke depan tidak ada lagi temuan terkait penggunaan anggaran. Di sisi lain, realisasi anggaran juga dapat lebih maksimal sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tambahnya.

Selama tiga hari pelaksanaan bimtek, para peserta akan mendapatkan pendampingan intensif dari narasumber Kemendagri untuk memahami secara menyeluruh mekanisme penggunaan aplikasi dan alur pelaporan e-BLUD.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Pangkep optimistis transformasi digital dalam pengelolaan keuangan fasilitas kesehatan dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Pangkep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *