Wabup Pangkep Tutup Festival Literasi 2025: Dorong Budaya Membaca dan Berpikir Kritis di Kalangan Generasi Muda

BERITA, PEMDA PANGKEP224 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Semangat literasi menggema di Aula Perpustakaan Terminal Bungoro saat Wakil Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Drs. H. Abdul Rahman Assagaf, secara resmi menutup rangkaian Festival Literasi Pangkep 2025, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan ini menjadi puncak dari serangkaian acara yang telah berlangsung meriah dan penuh inspirasi, melibatkan pelajar, mahasiswa, komunitas literasi, hingga pegiat budaya.

Dalam sambutannya, Wabup Abdul Rahman menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang turut menyukseskan festival tersebut. Ia menegaskan, Festival Literasi bukan sekadar lomba atau pameran, tetapi merupakan wadah penting untuk menumbuhkan budaya membaca, menulis, dan berpikir kritis di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.

“Festival Literasi Pangkep menjadi momentum untuk membangkitkan semangat literasi di tengah masyarakat. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan inovatif,” ujar Abdul Rahman.

Festival Literasi Pangkep 2025 menghadirkan berbagai kegiatan inspiratif seperti lomba menulis, baca puisi, pidato inspiratif, pameran buku, hingga talk show literasi bersama penulis dan pegiat literasi lokal. Rangkaian kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta dan masyarakat yang hadir, menunjukkan tingginya minat terhadap dunia literasi di Pangkep.

Selain memperkuat budaya literasi, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi generasi muda untuk menyalurkan ide, mengekspresikan kreativitas, serta memperluas wawasan. Pemerintah daerah melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Pangkep berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang mendorong peningkatan minat baca masyarakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep, dalam laporannya, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh pemerintah daerah serta keterlibatan aktif para peserta dan komunitas. Ia menekankan bahwa literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi mencakup keterampilan berpikir dan berkolaborasi yang menjadi bekal penting menghadapi tantangan zaman.

“Literasi adalah kemampuan memahami, mengolah, dan menerapkan informasi untuk kemajuan diri dan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan generasi yang cerdas, kritis, dan berdaya saing,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep.

Penutupan Festival Literasi Pangkep 2025 berlangsung meriah dan penuh semangat. Di penghujung acara, Wabup Abdul Rahman menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba serta menegaskan komitmen Pemkab Pangkep untuk menjadikan gerakan literasi sebagai bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *