Wakapolda Sulsel Pimpin Rakor Perencanaan dan Penganggaran 2026, Dorong Program Kerja Tepat Sasaran

BERITA, POLRI46 Dilihat

SHOOTLNEWS-MAKASSAR, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya perencanaan dan penganggaran yang tepat sasaran guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan dan Penganggaran Polda Sulsel Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Rabu (12/8/2026).

Rakor tersebut dihadiri para Pejabat Utama Polda Sulsel, Kapolrestabes Makassar, serta seluruh Kapolres/ta jajaran Polda Sulsel.

Dalam sambutannya, Wakapolda Sulsel menekankan bahwa perencanaan dan penganggaran tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan administratif. Lebih dari itu, proses tersebut merupakan bagian penting dari komitmen institusi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pencapaian kinerja Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.

“Perencanaan dan penganggaran harus mampu menjawab kebutuhan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Sulawesi Selatan yang terus berkembang,” ujar Brigjen Pol. Gidion.

Menurutnya, Tahun Anggaran 2026 harus menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk menyusun program kerja yang terarah, terukur dan benar-benar berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Program yang disusun juga harus selaras dengan prioritas Polri, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.

Wakapolda juga mengingatkan agar setiap satuan kerja maupun satuan kewilayahan menyusun perencanaan dan anggaran dengan pendekatan berbasis kebutuhan serta kinerja.

Dengan demikian, anggaran yang dialokasikan tidak hanya terserap secara administratif, tetapi mampu memberikan manfaat nyata terhadap pelaksanaan tugas kepolisian, pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan personel.

“Susunlah perencanaan dan anggaran berbasis kebutuhan dan kinerja serta memberikan manfaat nyata bagi pelayanan dan kesejahteraan personel,” tegasnya.

Melalui Rakor tersebut, Polda Sulsel mendorong terbangunnya kesamaan persepsi dan sinergi seluruh jajaran dalam menyusun program kerja dan anggaran yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

Perencanaan yang matang diharapkan mampu memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memiliki dampak terhadap peningkatan kinerja kepolisian dan kebutuhan masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan.

Dengan penganggaran yang tepat sasaran, Polda Sulsel berharap pelaksanaan tugas pada Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *