Warga Ma’rang Ditemukan Meninggal di Teras Rumah Empang, TNI–Polri Lakukan Olah TKP

BERITA, POLRI202 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-MA’RANG PANGKEP | Sinergitas TNI dan Polri kembali ditunjukkan dalam penanganan peristiwa kemanusiaan di wilayah Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Aparat gabungan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas penemuan seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di teras rumah empangnya, tepatnya di Kampung Jennae, Desa Pitue, Sabtu (17/01/2026) sekitar pukul 06.00 Wita.

Korban diketahui bernama Hasanuddin (54), seorang nelayan/perikanan yang berdomisili di Jalan Abdullah RT/RW 001/001, Desa Pitusunggu, Kecamatan Ma’rang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di teras rumah empang miliknya.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.30 Wita, saat korban berpamitan meninggalkan rumah menuju tambak empangnya yang berjarak kurang lebih dua kilometer untuk melakukan panen ikan. Namun hingga menjelang waktu salat Subuh, korban tidak kunjung kembali ke rumah.

Sekitar pukul 06.00 Wita, istri korban, Rosmini (51), menyusul ke lokasi tambak. Setibanya di rumah empang, saksi mendapati korban telah terbaring telentang di teras rumah empang dengan mengenakan sarung dan jaket. Upaya untuk membangunkan korban tidak membuahkan hasil.

Saksi kemudian kembali ke kampung untuk meminta bantuan keluarga dan warga sekitar. Korban selanjutnya dievakuasi oleh keluarga bersama warga, dan kejadian tersebut dilaporkan kepada pemerintah setempat. Selain Rosmini, saksi lain dalam peristiwa ini adalah Fadli (27), seorang wiraswasta yang juga berdomisili di Desa Pitusunggu, Kecamatan Ma’rang.

Mendapatkan laporan tersebut, personel Polsek Ma’rang bersama unsur TNI dari Koramil 1421-05 Ma’rang segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan serta olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal terhadap tubuh korban, aparat tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi penolakan otopsi. Keluarga menduga korban meninggal dunia akibat kelelahan setelah beraktivitas di tambak empang.

Penanganan kejadian dilakukan secara humanis dan profesional oleh aparat TNI–Polri. Selama proses berlangsung, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *