Akhir Tahun 2025, Kapolda Sulsel Paparkan Capaian Kinerja: Kecelakaan Lalu Lintas dan Kriminalitas Menurun

BERITA, POLRI252 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-MAKASSAR | Menjelang pergantian tahun, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan membeberkan capaian kinerja dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang tahun 2025. Hasilnya, berbagai indikator strategis menunjukkan tren positif, mulai dari penurunan angka kecelakaan lalu lintas hingga berkurangnya tindak pidana umum.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. dalam kegiatan Press Release Akhir Tahun 2025 yang digelar di Aula Mappaodang Mapolda Sulsel, Senin (29/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sulsel didampingi oleh Irwasda Polda Sulsel Kombes Pol. Ai Afriandi, S.H., S.I.K., M.M., Kabid Humas Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., Kabid Propam Kombes Pol. Zulham Effendy, S.I.K., M.H., serta para pejabat utama Polda Sulsel lainnya.

Kapolda Sulsel menjelaskan bahwa press release akhir tahun ini memuat evaluasi kinerja Polda Sulsel dalam tujuh aspek utama, meliputi aspek pembinaan, operasional, pelaksanaan operasi kepolisian sepanjang 2025, peningkatan kepercayaan publik, program dan inovasi, terobosan kreatif mendukung ketahanan pangan dan program makan bergizi gratis, hingga penghargaan yang diraih selama tahun berjalan.

Di bidang keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Kapolda Sulsel mengungkapkan adanya penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas. Pada tahun 2024 tercatat 7.884 kasus kecelakaan, sementara pada tahun 2025 turun menjadi 7.144 kasus atau berkurang 740 kasus.

Jumlah korban meninggal dunia juga menurun dari 1.095 orang pada tahun 2024 menjadi 807 orang pada tahun 2025. Korban luka berat turun dari 349 menjadi 287 orang, dan korban luka ringan menurun dari 11.523 menjadi 10.714 orang. Kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas turut mengalami penurunan, dari Rp14,6 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp11,7 miliar pada tahun 2025. Selain itu, pelanggaran lalu lintas juga menurun signifikan dari 36.914 pelanggaran menjadi 24.615 pelanggaran.

Sementara di bidang kriminalitas, Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa tindak pidana umum sepanjang tahun 2025 juga mengalami penurunan. Pada tahun 2024 tercatat 23.359 perkara dengan penyelesaian 19.462 perkara, sedangkan pada tahun 2025 tercatat 20.987 perkara dengan penyelesaian 18.306 perkara. Dengan demikian, terjadi penurunan sebanyak 2.372 perkara tindak pidana umum.

Untuk tindak pidana khusus, terjadi peningkatan jumlah laporan perkara. Pada tahun 2024 tercatat 125 perkara dengan penyelesaian 108 perkara, sedangkan pada tahun 2025 meningkat menjadi 141 perkara dengan penyelesaian 121 perkara. Dalam penanganan kasus tersebut, Ditreskrimsus Polda Sulsel berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp74,9 miliar, meningkat tajam dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp2,5 miliar.

Di bidang pemberantasan narkotika, Kapolda Sulsel mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 Polda Sulsel berhasil mengungkap 2.789 perkara, meningkat 213 perkara dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.150 perkara berhasil diselesaikan dengan total 4.235 tersangka yang diamankan, terdiri dari 3.976 laki-laki dan 259 perempuan.

Kapolda Sulsel juga memaparkan berbagai operasi kepolisian yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025 guna menjaga stabilitas keamanan, baik operasi terpusat seperti Operasi Lilin dan Operasi Ketupat 2025, maupun operasi kewilayahan seperti Operasi Mantap Praja Pallawa, Operasi Keselamatan Pallawa, Operasi Pekat Lipu, Operasi Antik Lipu, dan Operasi Zebra 2025.

Selain capaian operasional, Polda Sulsel juga menorehkan sejumlah prestasi membanggakan, di antaranya meraih predikat Polda Terbaik Kelompok A Kompolnas Award 2025, Hoegeng Awards 2025 kategori Polisi Inovatif, Best Criminal Investigator CNN Indonesia Awards 2025, Juara Umum Internal Lantas Rakernis 2025, serta penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

Menutup paparannya, Kapolda Sulsel menegaskan komitmen Polda Sulawesi Selatan dalam melaksanakan tugas pokok Polri secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder, masyarakat, dan insan pers atas dukungan, kritik, dan partisipasi yang diberikan selama ini.

“Ke depan, dengan tekad dan komitmen yang kuat untuk mengabdi sebagai polisi pelayan, pelindung, dan pengayom, kami mengharapkan dukungan serta pengawasan dari seluruh elemen masyarakat guna membangun Polda Sulsel yang semakin dipercaya dan mampu memenuhi harapan publik,” tutup Kapolda Sulsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *