Aspirasi Warga Ditindaklanjuti, PLN Ganti 25 Tiang Listrik di Kelurahan Bone Pangkep

BERITA, PARLEMEN/DPRD109 Dilihat

SHOOTLNEWS-PANGKEP, Keluhan masyarakat terkait kondisi jaringan listrik dan tegangan yang tidak stabil di Kelurahan Bone, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), akhirnya mendapat perhatian.Sebanyak 25 tiang listrik lama di wilayah tersebut diganti dengan tiang beton oleh PLN sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas jaringan dan menjaga kestabilan pasokan listrik bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Pangkep sekaligus Sekretaris Komisi I, Abd. Rahman, S.Sos., saat ditemui awak media di ruang kerjanya di Kantor DPRD Pangkep, Jumat (14/8/2026).

Abd. Rahman mengatakan, tindak lanjut perbaikan jaringan listrik tersebut berawal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan saat dirinya melaksanakan kegiatan reses di wilayah Kelurahan Bone.

Menurutnya, salah satu keluhan utama warga adalah tegangan listrik yang kerap mengalami penurunan, terutama pada malam hari ketika masyarakat menggunakan listrik secara bersamaan.

“Permasalahannya, kalau setiap malam bersamaan menyalanya, tegangan listrik sering drop. Bebannya tidak seimbang, sehingga memang perlu dilakukan perbaikan,” ujar Abd. Rahman.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Abd. Rahman mengaku langsung berkoordinasi dengan pihak PLN untuk meminta dilakukan peninjauan kondisi jaringan di lapangan.

“Kehadiran PLN ini atas inisiatif kami sebagai anggota DPRD. Saya sendiri yang menghadap langsung ke PLN. Ini berdasarkan aspirasi masyarakat yang kami terima saat reses,” jelasnya.

Dari hasil peninjauan bersama pihak PLN, ditemukan kondisi sejumlah tiang listrik yang sudah tidak layak. Sebagian tiang lama berbahan besi bahkan telah mengalami pelapukan sehingga dinilai perlu diganti untuk menjaga keamanan dan kualitas jaringan.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan peninjauan bersama teman-teman dari PLN, memang dilihat kondisinya sangat membutuhkan perbaikan. Saat ini ada 25 tiang yang diganti dengan tiang beton dengan panjang sekitar 13 meter,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, penggantian tersebut bukan berupa pemasangan lampu penerangan baru, melainkan bagian dari perbaikan jaringan listrik. Tiang beton dipilih karena dinilai lebih kuat dan memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan tiang besi lama yang telah mengalami pelapukan.

Selain penggantian tiang, perbaikan juga mencakup jaringan dan instalasi serta penambahan daya guna meningkatkan kualitas pelayanan listrik kepada masyarakat.

“Bukan hanya tiang, tetapi ada perbaikan instalasi dan jaringan, termasuk penambahan daya. Ini dilakukan untuk menjaga agar tegangan listrik masyarakat lebih stabil,” katanya.

Abd. Rahman menegaskan, DPRD dalam hal ini berperan memfasilitasi aspirasi masyarakat kepada pihak PLN. Menurutnya, persoalan jaringan listrik berada dalam kewenangan PLN sehingga penanganannya membutuhkan koordinasi langsung dengan pihak perusahaan.

“Kami sebagai anggota DPRD memfasilitasi masyarakat. Pemerintah kabupaten memiliki kewenangan dan anggaran yang berbeda, sementara jaringan listrik merupakan ranah PLN. Jadi kami menyampaikan keluhan masyarakat kepada pihak PLN untuk kemudian ditindaklanjuti,” jelasnya.

Ia menyebutkan, masyarakat yang terdampak perbaikan jaringan tersebut mencapai sekitar 200 warga atau lebih dari 100 kepala keluarga.

Respons masyarakat terhadap tindak lanjut tersebut juga disebut sangat positif. Warga bahkan ikut membantu selama proses pekerjaan berlangsung dengan menyediakan tempat tinggal, makanan dan minuman bagi pekerja serta memberikan dukungan secara swadaya.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat merespons. Mereka hadir saat pekerjaan berlangsung dan ikut membantu memfasilitasi kebutuhan di lapangan. Ada tempat tinggal, makanan, minuman, ,” tutur Abd. Rahman.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa warga merasa aspirasinya mendapat perhatian dan ditindaklanjuti.

Abd. Rahman berharap perbaikan jaringan listrik tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Bone, khususnya dalam memperoleh pasokan listrik yang lebih aman dan stabil.

Ia juga menegaskan akan terus mengawal aspirasi masyarakat di wilayah daerah pemilihannya, khususnya terkait kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan kepentingan warga.

Kelurahan Bone sendiri merupakan salah satu wilayah yang masuk Daerah Pemilihan (Dapil) III Pangkep, meliputi Kecamatan Mandalle, Segeri dan Ma’rang.

“Yang terpenting, aspirasi masyarakat bisa kita fasilitasi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing. Mudah-mudahan perbaikan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *