BAZNAS Pangkep Pastikan Dana Umat Kembali untuk Umat, Pembinaan Mualaf Jadi Program Prioritas

BERITA, KEAGAMAAN160 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Transparansi dan akuntabilitas menjadi komitmen utama BAZNAS Kabupaten Pangkep dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Setiap rupiah dana umat yang dihimpun dipastikan dikelola secara profesional, diawasi secara ketat, dan disalurkan tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pengurus BAZNAS Kabupaten Pangkep, Andi Tenri, saat ditemui di Kantor BAZNAS Pangkep. Ia menegaskan bahwa pengelolaan dana umat dilakukan sesuai regulasi dan standar operasional yang berlaku, serta berada dalam pengawasan berlapis dari tingkat provinsi hingga pusat.Rabu (4/3/2026).

“Pengelolaan dana di BAZNAS diaudit secara berkala. Kami berada dalam pengawasan ketat dari provinsi dan pusat, sehingga tata kelola keuangan tetap transparan dan akuntabel. Dana dari umat, kembali untuk umat,” ujarnya.

Salah satu program yang menjadi perhatian khusus adalah pembinaan mualaf. Saat ini, tercatat sebanyak 21 orang mualaf dibina secara intensif oleh BAZNAS Pangkep. Mereka merupakan bagian dari delapan golongan penerima zakat (asnaf) yang berhak mendapatkan pendampingan dan bantuan.

Pembinaan yang dilakukan tidak hanya sebatas bantuan materi, tetapi juga penguatan spiritual. Para mualaf diberikan pemahaman tauhid, bimbingan ibadah, serta pembelajaran membaca Al-Qur’an secara rutin agar semakin mantap dalam menjalankan ajaran Islam.

Selain pembinaan keagamaan, BAZNAS Pangkep juga mendorong kemandirian ekonomi para mualaf melalui bantuan usaha produktif. Salah satu bentuk dukungan nyata adalah pemberian paket usaha fried chicken lengkap dengan peralatan pendukungnya, sehingga mereka memiliki peluang usaha yang dapat menopang kebutuhan hidup sehari-hari.

“Harapan kami, mereka tidak hanya kuat dalam akidah, tetapi juga mandiri secara ekonomi. Dengan usaha ini, insyaallah bisa menjadi sumber penghasilan berkelanjutan,” tambah Andi Tenri.

Program ini menjadi bukti bahwa zakat dikelola tidak hanya untuk bantuan sesaat, melainkan sebagai instrumen pemberdayaan. Dengan sistem pengawasan yang ketat serta audit berkala, BAZNAS Pangkep memastikan seluruh dana yang dititipkan masyarakat benar-benar dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat.

Kepercayaan para muzakki menjadi amanah besar yang terus dijaga. Melalui pembinaan terhadap 21 mualaf dan berbagai program sosial lainnya, BAZNAS Pangkep menegaskan komitmennya: menghadirkan manfaat nyata, membangun kemandirian, serta memastikan dana umat kembali sepenuhnya untuk umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *