Bupati dan Ratusan ASN Pangkep Ikuti Tes Kebugaran Jasmani, Dorong Budaya Hidup Sehat

PANGKEP, Bupati Kabupaten Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), bersama Wakil Bupati Abd Rahman Assegaf dan Sekretaris Daerah turut ambil bagian dalam kegiatan Pengukuran Kebugaran Jasmani Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Pangkep, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut juga diikuti ratusan ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Pangkep. Suasana penuh semangat terlihat sejak pagi saat para peserta mengikuti rangkaian tes kebugaran yang menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun budaya hidup sehat di lingkungan ASN.

Pengukuran kebugaran jasmani ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Pemkab Pangkep dalam menjaga kesehatan dan kebugaran pegawai, sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang lebih optimal kepada masyarakat.

Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan mengetahui tingkat kebugaran fisik ASN sebagai bahan evaluasi kondisi kesehatan pegawai, mendorong penerapan pola hidup sehat, serta meningkatkan semangat kerja dan produktivitas aparatur pemerintahan.

Dalam pelaksanaannya, para peserta menjalani tes kebugaran dengan menempuh lintasan sejauh 1,6 kilometer. Metode ini digunakan untuk mengukur daya tahan tubuh dan kemampuan fisik ASN secara umum.

Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Hj Herlina, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk mengetahui tingkat kebugaran para ASN sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan.

“Setelah mengikuti tes kebugaran, peserta akan mendapatkan rekomendasi latihan olahraga yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Kebutuhan olahraga setiap orang berbeda, tergantung kondisi kesehatannya,” ujarnya.

Usai mengikuti tes kebugaran, seluruh peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari program pelayanan kesehatan preventif.

Herlina menjelaskan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan program dari Kementerian Kesehatan yang telah berjalan selama dua tahun terakhir. Program tersebut bertujuan mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat secara dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Apabila ditemukan indikasi penyakit, diharapkan dapat segera ditangani dan diobati lebih awal,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pangkep berharap kesadaran ASN terhadap pentingnya menjaga kebugaran dan kesehatan semakin meningkat, sehingga mampu mendukung terciptanya kinerja pemerintahan yang sehat, produktif, dan profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *