Gubernur Sulsel Buka Orientasi Kepemimpinan Kepala Desa se-Kabupaten Pangkep: Komitmen Bangun Desa dari Ujung Tombak Pemerintahan

BERITA, PEMDA PANGKEP218 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Dalam suasana pagi yang sejuk dan penuh semangat di lapangan Balai Diklat Hutan Lindung, Desa Tabo-tabo, Kecamatan Bungoro, Gubernur Sulawesi Selatan Ir. H. Andi Sudirman Sulaiman, ST secara resmi membuka kegiatan Orientasi Kepemimpinan Kepala Desa se-Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan tahun 2025, pada  Jumat (20/6/25).

Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh makna. Gubernur bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara tugas Komandan Upacara diemban oleh Pasi Log Kodim 1421/Pangkep, Lettu Inf Mukarram, dan Perwira Upacara oleh Pasi Intel Kapten Kav Daniel. Iringan lagu kebangsaan dan derap langkah pasukan upacara membuka acara yang dihadiri oleh jajaran pimpinan dari berbagai unsur pemerintahan provinsi dan kabupaten.

Tampak hadir Kadis PMD Provinsi Sulsel, Muh. Saleh, Kadis Kominfo Provinsi, Andi Winarno, serta Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Golkar, H. Sofyan, SE, Dari jajaran pemerintah daerah Pangkep hadir lengkap Bupati Pangkep, Dr. H. Muh. Yusran Lalogau, S.Pi, M.Si, Wakil Bupati, Drs. Abd Rahman Assagaf, MI.Kom, dan Ketua DPRD Pangkep, H. Abd Haris Gani, S.Sos, bersama sejumlah anggota DPRD dan jajaran Forkopimda.

Tidak ketinggalan, sejumlah pejabat dari aparat hukum dan keamanan turut menyemarakkan pembukaan, seperti Ketua Pengadilan Negeri Pangkajene, A. Rico H Sitanggang, SH, M.Kn, M.Si, Dandim 1421/Pangkep, Letkol Inf Fajar, dan perwakilan Kapolres Pangkep, AKP Kamal Syam, S.Pd.i, MM.

Dalam laporannya, Bupati Yusran menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi merupakan bagian dari langkah strategis untuk membentuk karakter dan meningkatkan kapasitas para kepala desa.

“Kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi bagian dari upaya menciptakan aparatur desa yang paham peran dan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat,” ujar Bupati.

Beliau juga menyampaikan perkembangan positif koperasi desa (Kopdes) Merah Putih yang kini telah mencapai 83 unit yang tengah dalam proses notarisasi — bukti nyata kemajuan ekonomi berbasis desa.

Orientasi ini diikuti oleh 59 kepala desa dari total 65 peserta yang terdaftar. Enam peserta tidak dapat hadir karena berbagai alasan, dua di antaranya tengah menunaikan ibadah haji, dua sakit, dan dua izin karena keperluan keluarga.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel menyampaikan harapan besarnya kepada para kepala desa yang mengikuti orientasi ini. Ia menekankan pentingnya soliditas dan kerja sama antar kepala desa agar pelaksanaan program strategis dapat menjangkau masyarakat secara merata.

“Setelah kegiatan ini, saya harap ada perubahan nyata, terutama dalam hal solidaritas antarkepala desa,” tegas Gubernur Sudirman.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kepala desa bukan sekadar pemimpin administratif di tingkat lokal, tetapi juga garda terdepan yang menghubungkan masyarakat langsung dengan program-program pemerintah daerah dan pusat.

“Jangan sampai kepala desa bekerja sendiri-sendiri. Kita butuh sinergi lintas desa agar program strategis bisa menyentuh seluruh masyarakat secara merata,” imbuhnya.

Kegiatan orientasi ini dijadwalkan berlangsung hingga 22 Juni 2025. Materi yang diberikan mencakup penguatan kepemimpinan, pemahaman regulasi, sinergi program pusat-daerah, serta tata kelola pemerintahan desa yang baik.

Dengan dimulainya kegiatan ini, terlihat jelas adanya komitmen kuat dari pemerintah provinsi dan kabupaten untuk mencetak kepala desa yang tidak hanya memahami tugas administratif, tetapi juga memiliki visi, integritas, dan semangat kolaboratif dalam membangun desa.

Sebagai harapan dan amanah dari masyarakat, kepala desa diharapkan mampu menjadi pemimpin transformasional yang siap membawa desanya menuju masa depan yang lebih baik, sejahtera, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *