Hampir Sepekan Air PDAM Tak Mengalir, Warga Perumahan Bungoro Indah Keluhkan Sulit Air Bersih

BERITA, SOSIAL116 Dilihat

PANGKEP – Warga Perumahan Bungoro Indah, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), mengeluhkan tidak mengalirnya air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang telah berlangsung hampir sepekan.

Akibat gangguan tersebut, aktivitas sehari-hari warga menjadi terganggu. Mereka terpaksa mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, mandi hingga mencuci.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku air PDAM sudah hampir satu minggu tidak mengalir sama sekali. Ia juga mengeluhkan biaya listrik yang tetap terpakai karena pompa air terus dinyalakan dengan harapan air kembali mengalir.

“Sudah hampir seminggu air PDAM tidak mengalir. Setiap hari kami menyalakan pompa berharap ada air masuk, tetapi tetap tidak ada. Akibatnya listrik tetap terpakai sementara air tidak ada,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya. Menurutnya, pihak PDAM seharusnya memberikan informasi atau pemberitahuan kepada pelanggan apabila terjadi gangguan distribusi atau perbaikan jaringan.

“Kalau memang ada perbaikan, sebaiknya ada pemberitahuan lebih dulu. Jadi kami tidak terus-menerus menyalakan pompa dengan harapan air mengalir,” katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, pihak PDAM Pangkep saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa gangguan distribusi air disebabkan oleh kerusakan pada pompa air di Mattampa, Kecamatan Bungoro, yang merupakan salah satu sumber pasokan air ke wilayah tersebut.

“Pompa air di Mattampa Bungoro, salah satu sumber air, mengalami kerusakan,” demikian penjelasan singkat dari pihak PDAM melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM mengenai estimasi waktu perbaikan maupun kapan distribusi air bersih kepada pelanggan di Perumahan Bungoro Indah dan wilayah sekitarnya akan kembali normal.

Warga berharap perbaikan dapat segera diselesaikan agar pasokan air bersih kembali lancar. Mereka juga meminta PDAM meningkatkan komunikasi kepada pelanggan melalui pemberitahuan resmi apabila terjadi gangguan layanan, sehingga masyarakat dapat mengantisipasi kebutuhan air bersih selama proses perbaikan berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *