Hardiknas 2026, LKBH-APPI Tegaskan Pendidikan Hak Dasar dan Kunci Masa Depan Bangsa

BERITA, PENDIDIKAN103 Dilihat

SHOOTLNEWS-MAKASSAR | Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) kembali menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam Pasal 31 ayat (1) UUD 1945 ditegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Negara juga berkewajiban menyelenggarakan sistem pendidikan nasional guna mencerdaskan kehidupan bangsa, serta membangun keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia. Bahkan, pemerintah diwajibkan memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN maupun APBD.

Komitmen terhadap pentingnya pendidikan tersebut turut disuarakan oleh Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia (LKBH-APPI). Organisasi ini menyatakan kesiapannya mengawal proses pendidikan, khususnya di Kota Makassar, agar berjalan dengan baik, merata, dan mampu mencetak generasi unggul.

Direktur LKBH-APPI, Ikhsan Ibnu Masud Samal, menegaskan bahwa komitmen tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kota Makassar yang menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan generasi muda.

“Kita berharap agar sistem pendidikan hari ini dapat menghasilkan output yang signifikan dan positif, serta mampu membentuk karakter bangsa (nation character building) yang berdaya saing di kancah global. Hal ini harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak dan generasi muda melalui proses pendidikan yang mereka peroleh,” ujar Ikhsan, didampingi Koordinator Divisi Litigasi LKBH-APPI, Anjas Pradivta Amril, SH, saat ditemui awak media, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, kualitas masa depan bangsa sangat ditentukan oleh karakter generasi muda saat ini. Oleh karena itu, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan moral, etika, serta tanggung jawab sosial.

“Cerminan masa depan bangsa dapat dilihat dari karakter pemuda hari ini. Jika karakternya buruk, maka masa depan bangsa juga akan buruk. Sebaliknya, jika karakternya baik, maka masa depan bangsa akan sejahtera,” tegasnya.

Ikhsan menambahkan, generasi muda perlu mendapatkan pendidikan formal yang modern, efektif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Ia menilai, kemajuan bangsa selalu berawal dari langkah kecil yang dibangun melalui dunia pendidikan.

“Mereka wajib mendapatkan pendidikan formal yang modern dan efektif demi masa depan bangsa dan negara. Mimpi besar bisa terwujud dimulai dari langkah kecil, salah satunya dari bangku sekolah. Selamat Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026,” tutupnya.

Peringatan Hardiknas tahun ini diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa investasi terbesar bangsa tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, melainkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang adil, merata, dan berdaya saing global. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *