Pangkep Jadi Tuan Rumah Tanam Jagung Nasional, Petani Terima Bantuan dari Kementan

BERITA, PEMDA PANGKEP226 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mendapat kehormatan menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan tanam jagung bersama Kementerian Pertanian (Kementan) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bertema “Senator Peduli Ketahanan Pangan”, Sabtu (27/9/2025).

Kehadiran Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta rombongan sekaligus menjadi momentum penting bagi daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan ini.

Dalam sambutannya, Mentan Amran menegaskan target percepatan swasembada pangan nasional hanya dalam waktu satu tahun. Ia juga menekankan pentingnya hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sektor pertanian serta memastikan perlindungan terhadap petani kecil.

“Tidak ada ruang bagi mafia yang menipu petani. Selama saya Menteri, impor pangan akan dihentikan bila produksi dalam negeri mencukupi,” tegasnya.

Selain penyampaian arah kebijakan nasional, kegiatan di Pangkep juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan nyata bagi petani setempat. Kementan menyerahkan benih unggul, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga fasilitas pascapanen guna memperkuat produksi pangan di daerah.

Bupati Pangkep yang turut hadir menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat melalui Kementan. “Bantuan ini sangat berarti bagi petani kami. Kehadiran Bapak Menteri tentu menjadi motivasi bagi Pangkep untuk terus berkontribusi dalam mendukung swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman juga menyerahkan penghargaan dan bantuan kepada tiga desa berprestasi dalam lomba membangun desa berbasis potensi lokal. Desa Bulu Cindea Kecamatan Bungoro berhasil meraih juara pertama, disusul Desa Biringere Kecamatan Bungoro sebagai juara kedua, dan Desa Barabatu Kecamatan Labakkang di posisi ketiga.

Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Pangkep, Dr. H. Muhammad Yusran, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras pemerintah desa dan masyarakat dalam menggali potensi lokal. Mulai dari pengolahan pertanian, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian budaya menjadi indikator penting dalam penilaian lomba tersebut.

“Desa merupakan ujung tombak pembangunan. Keberhasilan daerah tidak akan terwujud tanpa desa yang kuat. Apa yang dilakukan desa-desa ini patut menjadi teladan bagi desa lain di Sulawesi Selatan,” tegas Gubernur Andi Sudirman.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman turut memberikan apresiasi serupa. Ia menekankan bahwa kemandirian pangan harus dimulai dari desa dengan pemanfaatan lahan secara efektif. “Pemerintah pusat mendukung penuh desa-desa yang berinovasi. Kemandirian pangan yang kuat dari desa akan menjadi landasan bagi ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Mentan juga menyerahkan bantuan kepada para bupati se-Sulawesi Selatan, termasuk untuk Kabupaten Pangkep. Bantuan tersebut antara lain 20 unit hand traktor, bibit jagung, serta sejumlah fasilitas pertanian lain yang disalurkan ke 24 kabupaten/kota di Sulsel.

Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, menilai penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk semakin mengoptimalkan sumber daya lokal. “Ini bukti nyata bahwa desa bisa menjadi lokomotif pembangunan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan adalah kunci untuk membawa desa semakin berdaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bulu Cindea, Made Ali, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih desanya. “Prestasi ini adalah hasil kerja sama seluruh masyarakat yang mau bergerak bersama membangun desa. Semoga ke depan bisa menjadi inspirasi bagi desa lain,” katanya.

Dengan rangkaian kegiatan ini, Pangkep tidak hanya menjadi saksi komitmen besar pemerintah pusat dalam swasembada pangan, tetapi juga penggerak lahirnya inovasi desa berbasis potensi lokal yang dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *