PT Semen Tonasa Ambil Bagian dalam Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026, Tanam 7.000 Bibit di Pangkep

PANGKEP – PT Semen Tonasa menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan berpartisipasi dalam kegiatan Penanaman Mangrove Serentak se-Indonesia dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang” ini menjadi bagian dari gerakan nasional untuk memperkuat perlindungan ekosistem pesisir melalui aksi penanaman mangrove secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2026 tanggal 22 Juni 2026 tentang Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026. Kegiatan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui sambungan virtual dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove secara berkelanjutan.

Di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), penanaman mangrove dipusatkan di Dusun Biringkassi, Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Minggu (26/7). Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha, komunitas, perguruan tinggi, sekolah, hingga masyarakat. Sebanyak 7.000 bibit mangrove ditanam sebagai upaya rehabilitasi kawasan pesisir dan memperkuat ketahanan lingkungan.

Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan perusahaan merupakan bentuk nyata komitmen PT Semen Tonasa dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Menurut Anis, mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain berfungsi melindungi garis pantai dari ancaman abrasi, hutan mangrove juga menjadi penyerap karbon alami yang sangat efektif sehingga berkontribusi terhadap upaya mitigasi perubahan iklim.

“Mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, melindungi garis pantai dari abrasi, sekaligus menjadi penyerap karbon alami yang efektif. Karena itu, PT Semen Tonasa mendukung penuh gerakan penanaman mangrove sebagai investasi lingkungan bagi generasi mendatang,” ujar Anis.

Ia menambahkan, keberhasilan menjaga kelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar upaya konservasi dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa keberhasilan menjaga kelestarian lingkungan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem pesisir yang lebih sehat, tangguh, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sebagai perusahaan yang konsisten menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PT Semen Tonasa terus mengambil peran aktif dalam berbagai program pelestarian lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Partisipasi dalam Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 menjadi salah satu wujud dukungan perusahaan terhadap agenda pembangunan berkelanjutan, sekaligus komitmen menjaga kelestarian ekosistem pesisir demi keberlangsungan generasi masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *