Bupati Pangkep Terima Penghargaan Basarnas atas Dukungan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500

BERITA, PEMDA PANGKEP198 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Dedikasi dan kerja sama lintas instansi dalam operasi pencarian korban kecelakaan pesawat di wilayah Kabupaten Pangkep akhirnya berbuah apresiasi. Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menerima piagam penghargaan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI atas dukungan penuh dalam operasi pencarian dan pertolongan kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Piagam penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, di Aula Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Selasa (10/3/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Muhammad Arif Anwar, menjelaskan bahwa penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi dari Kepala Basarnas RI kepada Pemerintah Kabupaten Pangkep atas dukungan yang diberikan selama pelaksanaan operasi SAR berlangsung.

Ia menyebutkan, pemerintah daerah memberikan bantuan yang sangat besar mulai dari dukungan personel, fasilitas hingga koordinasi dengan berbagai pihak sehingga proses pencarian berjalan maksimal.

“kami menyerahkan sebuah piagam penghargaan dari Kabasarnas RI untuk pemerintah daerah Kabupaten Pangkep yang diwakili bapak bupati, dalam rangka pelaksanaan operasi SAR jatuhnya pesawat ATR 42-500 di wilayah Kabupaten Pangkep,” ujarnya.

Menurut Arif, dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait menjadi salah satu faktor penting keberhasilan operasi tersebut. Bahkan seluruh korban berhasil ditemukan pada hari ketujuh pencarian.

“Kami sangat memberikan apresiasi yang tinggi, karena Pemda Kabupaten Pangkep sangat mendukung pelaksanaan operasi tersebut, dan alhamdulillah sampai hari ketujuh sudah ditemukan semua korban,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah capaian pribadi, melainkan buah dari kolaborasi seluruh tim, relawan, serta instansi vertikal yang terlibat dalam operasi SAR.

“Ini adalah suatu capaian yang dicapai Kabupaten Pangkep, bukan hanya saya sendiri tapi semua tim yang bergerak beserta seluruh jajaran yang dikolaborasikan oleh instansi vertikal,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep, Akbar, juga menyampaikan apresiasi kepada Basarnas atas kerja sama yang terjalin selama proses pencarian.

Ia menjelaskan bahwa BPBD Pangkep, sesuai instruksi pimpinan daerah, langsung melakukan berbagai langkah penanganan sejak awal kejadian, mulai dari menyiapkan posko hingga menyediakan logistik makanan bagi tim pencarian.

Akbar mengungkapkan bahwa jumlah relawan yang terlibat dalam operasi tersebut mencapai sekitar dua ribu orang dari berbagai lapisan masyarakat.

“Kami dari BPBD Pangkep sesuai instruksi pimpinan kami langsung melakukan pergerakan. Yang pertama menyediakan posko, kemudian menyediakan makanan. Di luar prediksi kami, bahwa tim relawan itu jumlahnya sekitar 2000-an dari berbagai lapisan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada hari ketujuh pencarian seluruh korban dan material penting pesawat, termasuk kotak hitam (black box), berhasil ditemukan sehingga tim Basarnas memutuskan untuk mengakhiri proses pencarian.

“Alhamdulillah sesuai dengan prediksi ternyata di hari ketujuh semua korban dan material, terutama blackboxnya sudah bisa ditemukan. Sehingga pada saat itu diputuskan oleh tim Basarnas untuk mengakhiri proses pencarian,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed